LANNY JAYA - Di balik sejuknya pegunungan Papua, sebuah kisah pengabdian tumbuh dari hal-hal sederhana. Satgas Yonif 408/Sbh Pos TK Nenggeagin kembali menunjukkan peran humanisnya melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat di Kampung Nenggeagin, Distrik Nenggeagin, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghadirkan ruang belajar bagi anak-anak di wilayah pedalaman. Dengan pendekatan sederhana, para prajurit duduk bersama warga tanpa sekat, menciptakan suasana hangat yang penuh keakraban.
Di sebuah bangunan sederhana, salah satu personel Satgas tampak mengajarkan anak-anak membaca dan berhitung. Dengan sabar, ia menyampaikan materi dasar disertai cerita-cerita yang sarat nilai moral dan wawasan kebangsaan. Metode yang komunikatif membuat suasana belajar terasa ringan dan menyenangkan.
Anak-anak yang semula tampak malu perlahan mulai berani mendekat. Mereka duduk melingkar, mendengarkan dengan penuh perhatian. Tawa kecil sesekali pecah, menandakan bahwa proses belajar dapat menjadi pengalaman yang menggembirakan meski di tengah keterbatasan.
Para orang tua yang menyaksikan kegiatan tersebut tak dapat menyembunyikan rasa haru. Mereka melihat langsung bagaimana perhatian yang diberikan Satgas mampu membuka peluang baru bagi anak-anak mereka.
Komandan Pos TK Nenggeagin, Kapten Inf Subur, menegaskan bahwa kegiatan komsos ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral prajurit dalam membantu masyarakat.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Kehadiran kami bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga berbagi ilmu, mendengar keluhan, dan menjadi bagian dari kehidupan mereka, ” ujarnya.
Selain memberikan edukasi, Satgas juga menyalurkan bantuan bahan kebutuhan pokok kepada warga. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah pedalaman.
Interaksi yang terjalin dalam kegiatan ini menciptakan hubungan yang lebih dekat antara TNI dan masyarakat. Jabat tangan hangat serta senyum tulus menjadi simbol kuatnya ikatan yang terbentuk.
Di tengah keterbatasan akses dan fasilitas, semangat untuk belajar dan berkembang tetap tumbuh. Kehadiran Satgas Yonif 408/Sbh di Kampung Nenggeagin menjadi bukti bahwa perhatian kecil dapat membawa dampak besar, terutama dalam menumbuhkan harapan bagi generasi muda.
Melalui komsos yang dilakukan secara konsisten, TNI tidak hanya menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik di pelosok negeri.
(PERS)

Updates.