LANNY JAYA - Suasana khusyuk menyelimuti Gereja Maranata di Kampung Nenggeagin, Distrik Nenggeagin, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, pada Minggu, (19/4/2026). Di tengah keheningan ibadah, kehadiran personel Satgas Yonif 408/Suhbrastha (Sbh) menjadi bukti nyata ikatan kuat antara TNI dan masyarakat setempat.
Para prajurit TNI tak segan duduk berdampingan dengan jemaat, dari anak-anak hingga orang dewasa, seolah tak ada jarak yang memisahkan. Momen sederhana ini memperlihatkan kehangatan dan makna kebersamaan yang mendalam, menciptakan rasa kekeluargaan yang tulus.
Kehadiran mereka bukan sekadar memberikan rasa aman, namun lebih dari itu, mampu menyentuh relung hati dan mempererat tali silaturahmi. Ini adalah implementasi nyata dari program komunikasi sosial (komsos) yang gencar dilakukan oleh prajurit di medan tugas, mendekatkan diri dengan denyut nadi kehidupan masyarakat.
Kapten Inf Subur, Danpos Tk Nenggeagin, menegaskan esensi dari kegiatan ini. Ia mengungkapkan bahwa partisipasi prajurit dalam ibadah adalah bentuk penghormatan tulus terhadap nilai-nilai sosial dan spiritual masyarakat Nenggeagin.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai saudara bagi masyarakat. Melalui kebersamaan dalam ibadah ini, kami berharap dapat mempererat silaturahmi serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga, ” ujar Kapten Inf Subur, Minggu (19/4/2026).
Lebih lanjut, Kapten Inf Subur menambahkan bahwa kegiatan semacam ini akan terus menjadi prioritas. Ini adalah bagian dari komitmen tak tergoyahkan Satgas dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus merajut hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
Melalui interaksi langsung dalam nuansa keagamaan yang sakral ini, para prajurit memiliki kesempatan berharga untuk menyelami dan memahami nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh masyarakat. Pemahaman ini krusial, memastikan setiap potensi tantangan dapat dihadapi dan diselesaikan dengan pendekatan yang mengedepankan kemanusiaan dan kekeluargaan.
Kehadiran Satgas Yonif 408/Sbh di Nenggeagin melampaui sekadar tugas pengamanan. Mereka secara aktif menyentuh aspek sosial dan kemanusiaan, menunjukkan bahwa TNI hadir sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat dengan pendekatan yang hangat dan inklusif.
Semoga jalinan kebersamaan yang indah ini terus bersemi, menumbuhkan lingkungan yang senantiasa aman, damai, dan penuh harmoni di tanah Papua Pegunungan. (*)

Riansyah