TNI Jadi Penengah, Satgas Yonif 408 Sukses Damaikan Konflik Keluarga di Lanny Jaya

    TNI Jadi Penengah, Satgas Yonif 408 Sukses Damaikan Konflik Keluarga di Lanny Jaya
    Satgas Yonif 408/Sbh melalui Pos Tk Wamitu berhasil memediasi dan mendamaikan konflik keluarga yang sempat memanas di Kampung Tumbupur, Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Rabu (22/4/2026).

    LANNY JAYA - Peran humanis TNI kembali terlihat di wilayah Papua Pegunungan. Satgas Yonif 408/Sbh melalui Pos Tk Wamitu berhasil memediasi dan mendamaikan konflik keluarga yang sempat memanas di Kampung Tumbupur, Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Rabu (22/4/2026).

    Perselisihan antara dua pihak warga yang berpotensi meluas itu segera direspons cepat oleh prajurit Satgas. Dengan pendekatan persuasif dan komunikasi sosial (Komsos), personel turun langsung ke lokasi untuk meredam ketegangan serta mencari akar permasalahan.

    Melalui dialog terbuka, prajurit TNI mendengarkan keluhan dari masing-masing pihak dengan penuh kesabaran. Pendekatan yang mengedepankan nilai kekeluargaan, adat istiadat, serta saling menghormati menjadi kunci dalam proses mediasi tersebut.

    Upaya tersebut membuahkan hasil positif. Kedua pihak akhirnya sepakat menyelesaikan konflik secara damai, saling memaafkan, serta berkomitmen menjaga keharmonisan di lingkungan Kampung Tumbupur. Proses perdamaian juga disaksikan oleh tokoh masyarakat setempat sebagai bentuk penguatan kesepakatan bersama.

    Komandan Pos Tk Wamitu, Kapten Inf Panca, menegaskan bahwa kehadiran Satgas tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga sebagai solusi atas persoalan sosial masyarakat.

    “Kami akan selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga membantu menyelesaikan permasalahan yang ada. Dengan komunikasi yang baik, kami berharap setiap persoalan dapat diselesaikan secara damai tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan, ” ujarnya.

    Ia menambahkan, kegiatan mediasi seperti ini merupakan bagian dari komitmen Satgas dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat. Hubungan yang harmonis dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.

    Keberhasilan mediasi ini sekaligus menegaskan bahwa peran TNI di daerah penugasan tidak hanya sebagai penjaga stabilitas, tetapi juga sebagai pengayom dan perekat sosial di tengah masyarakat.

    Dengan pendekatan humanis yang konsisten, kehadiran Satgas Yonif 408/Sbh diharapkan mampu terus menumbuhkan rasa aman, memperkuat kepercayaan publik, serta menjaga persatuan di wilayah Papua Pegunungan. (PERS)

    satgasyonif408 lannyjaya papuapegunungan komsostni damaiituindah satgasyonif408 lannyjaya papuapegunungan komsostni damaiituindah
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Sentuhan Humanis TNI di Lanny Jaya: Komsos...

    Artikel Berikutnya

    Dari Wamitu untuk Negeri: Pendekatan Humanis...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satgas Yonif 511/DY Sediakan Layanan Kesehatan di Distrik Balingga
    Perkuat Silaturahmi, Panglima TNI Hadiri Pertemuan Purnawirawan TNI di Kemhan
    Di Balik Keringat dan Tekad, Personel Lanud Sjamsudin Noor Jalani Tes Kesamaptaan Demi Kenaikan Pangkat
    Tembus Keterbatasan Akses, Satgas Yonif 408/Sbh Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Pedalaman Papua
    Borong Hasil Kebun Warga, Cara Satgas Yonif 408/Sbh Dorong Ekonomi Kampung Nenggeagin

    Ikuti Kami