LANNY JAYA - Di kampung Nenggeagin, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, tawa riang anak-anak membahana saat mereka pertama kali berjumpa dengan dunia penuh warna dari kepingan puzzle. Di tengah dinamika kehidupan yang mungkin tak selalu mudah, prajurit TNI dari Satgas Yonif 408/Sbh pada Jumat (3/4/2026) hadir membawa secercah kebahagiaan yang begitu berarti.
Dengan mata penuh keingintahuan, tangan-tangan mungil itu mulai merangkai setiap kepingan, dibimbing sabar oleh para prajurit. Suasana hangat penuh kebersamaan tercipta di Distrik Nenggeagin, di mana setiap susunan puzzle bukan sekadar permainan, melainkan langkah awal membuka wawasan dan mempererat tali silaturahmi antara TNI dan penduduk lokal.
Danpos Tk Nenggeagin, Kapten Inf Subur, menjelaskan tujuan mulia di balik kegiatan ini. Ini adalah upaya Satgas untuk membangun ikatan emosional yang kuat, terutama dengan anak-anak.
“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi mereka. Melalui permainan ini, anak-anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar berpikir, melatih kesabaran, dan menumbuhkan semangat kebersamaan. Kehadiran kami bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga mereka, ” ungkap Kapten Subur.
Keceriaan terpancar jelas, terlihat dari bagaimana anak-anak saling bahu-membahu menyelesaikan puzzle, berbagi tawa, dan menikmati pengalaman baru yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya. Sorot mata mereka berbinar, memancarkan kebahagiaan yang tulus dan alami.
Alwis (8), salah seorang anak, dengan polosnya, mengungkapkan kegembiraannya.
“Om tentara baik, kami senang main ini… baru pertama kali lihat puzzle, seru sekali, ” ucapnya.
Senyum lebar menghiasi wajah anak lain saat ia menyampaikan harapannya.
“Kalau bisa, besok main lagi sama om-om tentara.”
Ucapan-ucapan sederhana itu menjadi bukti betapa kehadiran para prajurit TNI memberikan dampak emosional yang mendalam bagi anak-anak di wilayah terpencil ini. Satgas Yonif 408/Sbh tidak hanya menjalankan misi pengamanan, tetapi juga merajut kemanusiaan, menyebarkan harapan, kebahagiaan, dan kehangatan di tengah berbagai keterbatasan.
Perjumpaan hangat melalui aktivitas sederhana ini membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat dapat tumbuh subur melalui kepedulian, perhatian, dan kedekatan yang lahir dari hati.
(PERS)
